Rabu, 02 Februari 2011

PESAN RASULULLAH TERHADAP WANITA

Oleh : Muh.yasin fii sabilillah


‘Aisyah r.’a meriwayatkan : Rasulullah SAW bersabda “Hai Aisyah, aku berwasiat kepada engkau. Hendaklah engkau senantiasa mengingat wasiatku ini. Sesungguhnya engkau akan senantiasa di dalam kebajikan selama engkau mengingat wasiatku ini …” Intisari wasiat Rasulullah s.a.w tersebut dirumuskan seperti berikut: Hai, Aisyah, peliharalah diri engkau. Ketahuilah bahwa sebagian besar daripada kaum engkau (kaum wanita) adalah menjadi kayu api di dalam neraka. Diantara sebab-sebabnya ialah mereka itu : Tidak dapat menahan sabar dalam menghadapi kesakitan (kesusahan), tidak sabar apabila ditimpa musibah Tidak dapat menahan sabar dalam
menghadapi kesakitan (kesusahan),
tidak sabar apabila ditimpa musibah. Tidak memuji Allah Ta ’ala atas kemurahan-Nya, apabila
dikaruniakan nikmat dan rahmat tidak
bersyukur. Mengkufurkan nikmat; menganggap
nikmat bukan dari Allah. Membanyakkan kata-kata yang sia-
sia, banyak bicara Yang tidak
bermanfaat. Wahai, Aisyah, ketahuilah : Bahwa wanita yang mengingkari
kebajikan (kebaikan) yang diberikan
oleh suaminya maka amalannya akan
digugurkan oleh Allah Bahwa wanita yang menyakiti hati
suaminya dengan lidahnya, maka
pada hari kiamat, Allah menjadikan
lidahnya tujuh puluh hasta dan
dibelitkan di tengkuknya. Bahwa isteri yang memandang jahat
(menuduh atau menaruh sangkaan
buruk terhadap suaminya), Allah akan
menghapuskan muka dan tubuhnya
Pada hari kiamat. Bahwa isteri yang tidak memenuhi
kemauan suami-nya di tempat tidur
atau menyusah-kan urusan ini atau
mengkhiananti suaminya, akan
dibangkitkan Allah pada hari kiamat
dengan muka yang hitam, matanya kelabu, ubun-ubunnya terikat kepada
dua kakinya di dalam neraka. Bahwa wanita yang mengerjakan
sholat dan berdoa untuk dirinya tetapi
tidak untuk suaminya, akan dipukul
mukanya dengan sholatnya. Bahwa wanita yang dikenakan
musibah ke atasnya lalu dia
menampar-nampar mukanya atau
merobek-robek pakaiannya, dia akan
dimasukkan ke dalam neraka
bersama dengan Isteri nabi Nuh dan isteri nabi Luth dan tiada harapan
mendapat kebajikan syafaat dari siapa
pun; Bahwa wanita yang berzina akan
dicambuk dihadapan semua makhluk
didepan neraka pada hari kiamat,
tiap-tiap perbuatan zina dengan
depalan puluh cambuk dari api. Bahwa isteri yang mengandung
( hamil ) baginya pahala seperti
berpuasa pada siang harinya dan
mengerjakan qiamul-lail pada
malamnya serta pahala berjuang fi
sabilillah. Bahwa isteri yang bersalin
( melahirkan ), bagi tiap-tiap kesakitan
yang dideritainya diberi pahala
memerdekakan seorang budak.
Demikian juga pahalanya setiap kali
menyusukan anaknya. Bahwa wanita apabila bersuami dan
bersabar dari menyakiti suaminya,
maka diumpamakan dengan titik-titik
darah dalam perjuangan fisabilillah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar